Pilippo Preziosi Bapak Desmosedici


SALAM FANS DUCATI JB ROSSI

Memang kalau membahas tentang Ducati MotoGP tidak boleh dilepaskan dari Pippo Preziosi sang direktur teknik Ducati Corse urusan balap. Sayang sangat sedikit sekali berita di internet yg membahas Preziosi sebagai pribadi… padahal beliaulah Bapak Desmosedici alias D-16 alias mesin Ducati MotoGP…. Biar tidak bingung kenapa Pippo yg disebut Bapak Desmosedici… mari kita sedikit bahas tentang motor Ducati :

Sekilas Sejarah Ducati MotoGP

Dgn andalan mesin 4 tak, konfigurasi L90 (L2), berkatub desmodromic, Ducati memenangkan 9x juara WSBK sampai akhir thn 2002. Tapi yg perlu diingat, L-90 ini lebih tepatnya ditulis L2-90 derajat. Mesin memiliki 2 silinder membentuk huruf L dgn sudut antar silinder adalah 90 derajat. Masing2 silinder meliliki 4 katub desmodromic….

Beda dengan mesin WSBK, sejak mengikuti kejuaraan MotoGP tahun 2003, Ducati mengembangkan mesin 4 tak-nya dengan system 4 silinder, dengan tetap berkonfigurasi L-90, atau kerap disebut L4-90 (di majalah2 sering disebut V4-90). Untuk membedakan dgn mesin WSBK-nya Ducati sering menyebut motornya dgn DESMOSEDICI 990CC DOUBLE L-90 ATAU LTWIN-90.

Desmo-Sedici = Desmo-16 = Katub Desmodromic berjumlah 16
Jadi desmosedici adalah sebuah motor yg menggunakan katub desmodromic berjumlah 16 buah (WSBK hanya 8 buah).
Mohon jangan salah sebut… Desmosedici (D-16) adl motor MotoGP bukan sebutan utk motor yg digunakan WSBK.

Jadi untuk yang belum yakin bahwa GP12 Phoenix adl sebuah motor Desmosedici… sekarang wajib tahu!! Tidak benar jika dikatakan Phoenix bukan Ducati lagi karena bersasis Deltabox ala Honda/Yamaha… karena selama motor masih menggunakan katub desmodromic ciri khas Ducati, maka motor masih disebut Ducati Desmosedici… kalau sudah ganti pneumatik maka disebut motor Ducati saja…. tidak boleh Ducati Desmosedici.

Siapa Pencipta D-16 alias Desmosedici mesin motor MotoGP?

Karena mister Pippo Preziosi sudah menjadi direktur teknik Ducati Corse sebelum desmosedici ada…. maka sudah bisa dikatakan bahwa Pippo adalah Bapak Desmosedici yang sesungguhnya!! Pippo Team lah yg mendesain sampai menelurkan GP3 utk bertarung di seri MotoGP sejak 2003 sampai saat ini.

Sejarah Pilippo Preziosi

Setelah tidak ada keraguan & salah mengerti antara mesin Ducati WSBK dan Ducati MotoGP (D-16 = Desmosedici), maka kita akan lanjut ke sejarah Mister Pippo Preziosi….

Pilippo Preziosi dilahirkan di Perugia tanggal 14 April 1968, dan mulai berkarir di Ducati dua tahun sejak lulus dari Universitas Bologna (1992) sebagai seorang Sarjana Teknik Mesin.

Berikut karir Pippo di Ducati Corse :
1994 –> Bergabung sebagai Staff Teknik di Ducati divisi balap WSBK
1995 –> Dipromosikan sebagai Calculation Manager divisi balap WSBK
1995 –> Naik pangkat sebagai Ducati Technical Office Manager
1997 –> Hanya perlu 2 tahun untuk naik menjadi Production & Competition Manager
1998 –> Setahun kemudian dipromosikan menjadi Ducati Corse Technical Development Manager
2000 –> Mulai menjabat sebagai Ducati Corse Technical Director, sampai saat ini.

Sejak saat itu, Pippo bersama 16 staff teknik Ducati Corse mulai membangun mesin Desmosedici dari sebuah coretan2 di kertas kosong. Dibutuhkan 19000 jam = 792hari = 2 tahun 2 bulan. Jadi saat digembar gemborkan Ducati memastikan ikut MotoGP bulan Mei 2001, motor desmosedici masih dalam tahap pembuatan. Setelah melalui beberapa kali uji test dyno di Terowongan Angin Borgo, akhirnya Ducati Desmosedici bisa tampil di MotoGP 2003 dengan hasil yang sangat memuaskan…. menjadi runner-up konstruktor dan menempatkan Capirex di posisi 4 dan Bayliss ke-6 di klasemen akhir.

Pippo Preziosi adalah seorang penyuka sepeda motor, dan karena sepeda motor-lah Pippo harus kehilangan fungsi kakinya saat perjalanan bermotor ke Afrika Tahun 2000.

Filippo Preziosi
http://translate.google.co.id/transl…6prmd%3Dimvnso

     

Bicara Pippo, pastilah tidak luput dari sejarah mesin Ducati MotoGP…. Tentu saja tidak lepas dari Desmodromic yg irit :

Desmodromic katup
http://translate.google.co.id/transl…26prmd%3Dimvns

Speck Desmosedici yg pertama :

Seperti diketahui, motor Ducati Desmosedici, sebelum JB Rossi datang, telah 3x mengalami evolusi.

Pertama : Evolusi GP3 s/d GP6

Motor Desmosedici era pertama, bermesin double LTwin-90 (L4-90), berkapasitas 990cc, bersasis baja Trellis. Motor hasil pengembangan Loris Capirossi dan tandemnya Troy Bayliss. Mampu membawa Capirex pada posisi 4 klasemen akhir 2003 dan membawa Ducati menjadi runner-up contructor dibawah Honda. Motor ini pula yang menjadi juara di seri terakhir era 990cc, Valencia 2006 atas nama Troy Bayliss.

Kedua : Evolusi GP7 s/d GP8

Motor Desmosedici generasi kedua, bermesin L4-90, berkapasitas 800cc, bersasis baja trellis. Motor ini adalah murni hasil pengembangan Capirex, dan pertama kali diperkenalkan bulan Mei 2006. Motor ber-TC Robotik pertama yg mampu membawa Stoner menjadi juara dunia tahun 2007.

     

Ketiga : Evolusi GP9 s/d GP10

Motor Desmosedici generasi kedua (kagak ada perubahan mesin sama sekali), bermesin L4-9, kapasitas 800cc, dan inilah terobosan baru hi-tech sub sasis serat karbon, yg dikembangkan oleh Jurdu 2007 Stoner. Pertama kali diperkenalkan pada bulan Mei 2008. Setelah berganti sub-sasis menjadi serat karbon, tidak ada seorangpun yg bisa meraih kemenangan seri, kecuali Stoner sendiri. Bahkan efeknya sampai musim 2011, ini karena Ducati tanpa pengembangan signifikan sejak tahun 2007 dan tidak pernah ditemukannya kelenturan (yg stabil di setiap sirkuit) sub sasis serat karbon.

Setelah JB Rossi datang…. sampai kisah revolusi Desmosedici GP12 Phoenix sudah dibahas.
Sekarang sudah memasuki era Super Desmosedici bersasis desmobox, bernama GP12 Phoenix, yang sudah bisa terbang dan membuat ketar ketir musuh2nya.

Posted on 11 March 2012, in JAMU SRONDOL. Bookmark the permalink. 10 Comments.

  1. FBS murtad jadi FBR

    Pertamaxxx
    Bravo JB Rossi Ducati !!!!

    Hallo FBR? Rossi okeh

  2. Ini baru namanya informasi, tau asal usul, yg usul harus tau asal, yg asal ga boleh usul…. Parah yah serat karbon usulan siapa itu yg jurdu tahun lalu, lupa saya namanya… Asal jurdu itu yagh…??

  3. sumiati semox feat jeng ngatno

    syalalalala…..

    • 2011 rossi t’puruk koq yg dsalahin motor’a, ini sama dg buruk rupa cermin d banting.

      • sumiati semox feat jeng ngatno

        Bener om. Dari 2000-2011 stoner dapet cuma dapat gelar 2x bkn salah motornya

      • Adiknya bang Rossi

        2008-2010 ” buruk input.. pembalap dibanting..haghaghag

      • Pria Datang Bulan

        gw salut ma stoner……salut bgt..
        ga kompetitif lsg ganti motor…pindah honda…
        jd buruk motor…main kabur aja…habis ga paham mau ngembangin gmnm baca telemetri aja ga bisa…
        membaca aja sulit…
        gmn mau ngembangin…wkwkwkwkwk

  4. Pria Datang Bulan

    yang salah bukan motornya stoner om…tp giginya itu loh…kwakwakwakwak,,,,

  5. Akhirnya Saran Ane di bahas juga
    Trims Moderator
    Tanya kenapa?

  6. Gmana sempat bc telemetri….stlh kawin cuma asik masyuk dgn adriana d motorhomenya,akhrnya malah jd loyo..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: